3 permainan tradisional
1. Permainan Tradisional Oray-orayan
Oray-orayan ini adalah permainan tradisional yang merupakan seperti ular, dan masih rutin di mainkan oleh anak-anak, permainan oray-orayan atau dalam bahasa Indonesia adalah ular-ularan ini dimainkan dengan cara para pemainnya mengambil posisi menyerupai ular yang meliuk-liuk.
Sumber: Google
Permainan ini di lakukan secara berkelompok dan bisa melibatkan 10-20 orang sekaligus, nyanyian yang dinyanyikan biasanya seperti berikut ini:
Oray-orayan
luar-léor ka sawah
entong ka sawah
paré keur sedeung beukah
oray-orayan
luar-léor ka kebon
entong ka kebon
di kebon loba nu ngangon
mending ka leuwi
di leuwi loba nu mandi
saha nu mandi
anu mandi na pandeuri
Dan cara mainnya ini,akan ada yang menjadi ular,dan bakal ada 2 orang yang menjadi terowongan dengan cara menyentuhkan kedua tangan mereka secara berhadapan.
Saat bermain oray-orayan, baiknya sambil memutarkan lagu seperti di atas. Nah saat lagunya habis pemain akan menangkap orang yang terakhir melewati terowongan itu.
2. Permainan tradisional gobak sodor
Gobak sodor atau Galah asin
permainan tradisional sunda yang menarik untuk dimainkan adalah gobak sodor,atau yang juga dikenal sebagai galah asin.
permainan ini biasanya melibatkan dua tim yang terdiri tiga hingga tujuh orang.
sebelum bermain,para pemain harus membuat garis horizontal dan vertikal di lapangan terbuka sebagai batas dan area yang harus dilewati oleh lawan.
penjaga harus menjaga garis dan tidak boleh sampai musuh lewat, kalau musuh berhasil lewat tim juga akan kalah.
Sumber: Google
permainan ini akan sangat seru jika dimainkan bersama teman-teman, baik di sekolah, rumah maupun taman bermain lainnya. Namun dengan catatan jauh dari hal berbahaya, misalnya dekat dengan wilayah konstruksi akan beresiko terkena puing bangunan, hal yang mesti dihadiri lainnya yaitu bermain di dekat jalan raya yang banyak di lalui oleh berbagai kendaraan, tak lupa juga untuk menghindari dari segala bentuk besi atau benda tajam lainnya. Aturan permainan gobak sodor tidak sulit untuk dipraktekkan dan tentunya sangat bermanfaat untuk hiburan anak.
Cara Bermain Gobak Sodor:
Ajak Temanmu
Permainan ini dimainkan secara tim dan membutuhkan orang banyak. Ajak teman kamu, buatlah dua tim, dimana masing-masing tim beranggota 3 – 10 orang dengan jumlah yang sama, tidak ada yang paling banyak atau paling sedikit, harus seimbang.
Siapkan Lapangan
Karena permainan ini membutuhkan orang yang banyak, secara otomatis membutuhkan tempat yang lebar juga, yang dapat memuat orang banyak. Hal ini dilakukan untuk kenyamanan saat bermain, tempatnya tidak sempit dan dapat dengan leluasa berlari dan membidik lawan.
Buat Garis
Setelah tanah lapang disiapkan, langkah selanjutnya membuat sebuah garis berbentuk persegi kemudian dibagi menjadi enam bagian. Garis yang telah dibuat berfungsi sebagai wilayah yang harus dijaga oleh masing-masing pemain nantinya. Kamu bisa gunakan kapur, potongan genting atau kayu agar garis dapat terlihat dan terbentuk.
Bagi Tugas
Dua tim yang telah disesuaikan jumlah anggotanya, kemudian buat kesepakatan, siapakah tim jaga dan tim pemenang. Agar mencapai kesepakatan yang adil, langkah yang bisa kamu lakukan yaitu dengan suit atau bisa dengan cara kamu sendiri.
Mulai Permainan
Setelah mencapai kesepakatan, masing-masing tim baik itu penjaga atau penyerang berdiri di garis atau kotak yang sudah dibuat sebelumnya. Tim yang bertugas sebagai penjaga garis, akan menghalangi tim lawan yang berusaha melewati garis batas yang sudah ditentukan. Sedangkan, tim yang bertugas di garis batas vertikal (biasanya satu orang), dia memiliki akses untuk keseluruhan akses garis vertikal yang terletak di tengah lapangan. Kemudian, tim penyerang akan mengirimkan satu per satu pemainnya untuk melewati penjaga di setiap garis. Jika, lawan terkena sentuhan penjaga garis, maka mereka bergantian menjadi penjaga garis.
Sumber: Google
Ada beberapa manfaat dari permainan gobak sodor ini, adalah sebagai berikut:
1. Memberikan kegembiraan pada anak.
2. Melihat keaktifan dalam bergerak.
3. Melatih bekerja sama anak dalam sebuah tim.
4. Menguji kecepatan dan ketangkasan.
5. Pada permainan, setiap tim harus memilih pemimpinnya.Hal unj bermanfaat untuk melatih kepemimpinan pada anak.
6. Melatih kemampuan konsentrasi anak.
7. Melatih dan meningkatkan kemampuan motorik anak baik motorik halus maupun motorik kasar.
3. Jajangkungan
Jajangkungan diartikan sebagai tinggi-tinggian. Permainan tradisional sunda jajangkungan ini istilah lainnya adalah egrang.
Permainan yang dimainkan dengan menggunakan kayu bambu yang sudah dibentuk dan bisa dinaiki oleh orang, sehingga orang lain dapat jalan menggunakan egrang atau jajangkungan tadi.
Jika kebanyakan permainan dimainkan oleh kelompok, jajangkungan dapat dimainkan secara individu.
Sumber: Google




Komentar
Posting Komentar