Adat Papalidan Di Desa Sukamukti

 Papalidan merupakan salah satu adat istiadat yang masih ada di desa sukamukti kecamatan jalaksana. Menurut para sesepuh, ada seorang penduduk bernama bigut hawuk atau di kenal masyarakat dengan sebutan pangeran gantung. Pangeran gantung membuat hawangan yang dipusatkan di saluran utama Cilengkrang. Jalurnya ada dua, jalur ke selatan disebut hawangan pajambon dan jalur ke utara disebut hawangan Abrul. Pangeran yang digantung selalu duduk di atas jojidog atau kursi yang dibuat dari kayu pohon randu. Tradisi papalidan mempunyai tata cara yaitu setiap bulan januari atau musim panen, masyarakat desa sukamukti membawa seekor kambing yang telah dibeli oleh pemerintah desa sukamukti. Biasanya kambing di sembelih lalu dimasak bersama sama lalu disantap bersama.

Namun khusus kepala kambingnya tidak dimasak, karena kepala kambing tersebut dijadikan persembahan bagi yang menunggu hawangan Abrul(PANGERAN GANTUNG) dengan cara di kubur di tengah hawangan Abrul. Setelah menyembelih,memasak,dan memakan daging kambil bersama sama, masyarakat biasanya mengadakan acara lain yang disebut upacara minum teh.

Adapun yang dimaksud papalidan adalah jojodog yang digunakan pangeran gantung untuk duduk di tengah hawangan pada saat membuat hawangan,kemudian di duduki oleh ayah dan ibu kepala desa sukamukti yang bertugas. Saat itu masyarakat berkumpul untuk ayah dan ibu kades yang sedang duduk disanggasana mantan pangeran gantung,kemudian mandi bersama (papalidan) di hawangan itu. Hingga saat ini adat istiadat yang disebut papalidan masih dilakukan oleh masyarakat desa sukamukti,hal ini sangat baik sekali karena dapat melestarikan dan menjaga budaya dari sesepuh pada masa lampau agar keturunan kita dapat mengetahui adat istiadat yang telah dilakukan turun temurun oleh para sesepuh tersebut.Kadang meskipun adat istiadat tersebut tidak bisa dipahami oleh pikiran/tidak masuk akal karena tata cara pemberian sesaji kepada penunggu hawangan abrul, warga sukamukti percaya bahwa ada sosok penunggu disana,sosok yang baik akan selalu menjaga perairan di hawanagan tersebut,selain itu juga ini kewajiban mereka yaitu melestarikan budaya adat istiadat yang sudah turun temurun dilakukan.

Manfaat dari papalidan adalah:

-untuk mencari keberkahan diakhir musim tanam,acaranya berdoa bersama agar air mengalir lancar untuk melindungi keselamatan masyarakat.

-untuk mengucapkan terimakasih atau hormat kepada pangeran gantung yang telah banyak berjasa kepada masyarakat yaitu telah membuat jalan yang dapat mengalirkan air di desa sukamukti 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sejarah IPSI dan arti lambangnya

Sejarah Tapak Suci Dan Arti Lambangnya

Sejarah Singkat Kerajaan Demak