Kesultanan Banjar
Sumber: Google
Kesultanan Banjar merupakan kerajaan bercorak islam yang berdiri sekitar tahun 1526 hingga 1905 M. kesultanan ini terletak di wilayah Banjarmasin meski pada perkembangannya sempat berpindah-pindah ibu kota ke Martapura.pengaruh kesultanan Banjar saat itu telah meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah,hingga sebagai Kalimantan Timur. Keberadaan kesultanan ini juga memiliki pengaruh kultural yang mendalam terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat Banjar, mulai dan religi,bahasa,seni, hingga sistem kemasyarakatan.
Nama Banjarmasin mulai terkenal hingga ke luar negeri,saat itu belanda mulai mengirimkan ekspedisi untuk menjalani hubungan dagang dengan kesultanan Banjar pada tahun 1603. Akan tetapi kesan buruk yang di terima pedagang Banjar membuat usaha belanda itu gagal.
Belanda menjadi sangat berambisi unsur menjalan hubungan dagang dan menguasai kesultanan Banjar. Belanda pun kembali mengirimkan ekspedisi pada tahun 1606 dan 1612, namun selalu gagal menjalin hubungan dagang meski belanda sempat berhasil meluluhkan lantakkan pusat pemerintahan kesultanan Banjar hingga harus memudahkan ibu kotanya di inastapura.
Sehingga dengan semakin kuatnya cengkeraman Belanda di istana banjar serta konflik perebutan kekuasaan amarah pengeran Hidayatullah dan pangeran Tamjidillah,membuat belanda memiliki celah untuk menghapuskan kesultanan banjar secara sepihak ada 11 juni 1890. Namun karena di topang semangat penawaran dari pangeran Antasari dan sultan Muhammad Seman, kesultanan Banjar mampi bertahab hingga tahun 1905.

Komentar
Posting Komentar