Gedung Perundingan Linggarjati

 Gedung Perundingan Linggajati adalah tempat diadakannya perundingan antara Indonesia dengan Belanda pascaperang kemerdekaan. terletak di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.


Sumber: Google 

 Peringkat: Nasional 

Kategori: Bangunan 

No. Regnas

CB.43

Lokasi: Keberadaan 

Linggajati, Cilimus, Kuningan, Jawa Barat

No. SK: 133/M/1998

Tanggal SK: 16 Juni 1998;

Tingkat SK: 26 tahun lalu


Gedung Perundingan Linggajati merupakan saksi sejarah tempat dilaksanakannya Perundingan Linggajati pada bulan November 1946. Karena tidak memungkinkan perundingan dilakukan di Jakarta maupun di Yogyakarta (ibu kota sementara Indonesia), maka diambil jalan tengah jika perjanjian diadakan di Linggajati, Kuningan. Pada hari Minggu, 10 November 1946 Lord Killearn tiba di Cirebon. Ia berangkat dari Jakarta menumpang fregat Britania Raya, HMS Veryan Bay (K651). Ia tidak berkeberatan menginap di Hotel Linggajati yang sekaligus menjadi tempat perundingan.


Delegasi Belanda berangkat dari Jakarta dengan menumpang kapal terbang “Catalina” yang mendarat dan berlabuh di luar Cirebon. Dari “Catalina” mereka pindah ke kapal perang “Banckert” yang kemudian menjadi hotel terapung selama perjanjian berlangsung. Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Sutan Sjahrir menginap di Desa Linggasana, sebuah desa dekat Linggajati. Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta sendiri menginap di kediaman Bupati Kuningan. Kedua delegasi mengadakan perundingan pada tanggal 11-12 November 1946 yang ditengahi oleh Lord Kilearn, penengah berkebangsaan Britania Raya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

sejarah IPSI dan arti lambangnya

Sejarah Tapak Suci Dan Arti Lambangnya

Sejarah Singkat Kerajaan Demak